Kamis, 13 November 2014

di bawah hujan

ingin ku berdiri di bawah hujan yang deras
lalu ku biarkan air hujan membawa semua rasa hatiku
lalu setelah hujan itu reda
rasa sesak ini telah jatuh ke tanah bersama air hujan yang mengalir
maka hatiku akan berubah rasa dan warna

ingin ku bermain dengan hujan
membawaku kembali ke masa lalu
memutar semua cerita tentang diriku

ingin ku menangis di bawah hujan
agar tak ada yang tau bahwa aku sedang merindukannya

ingin ku berdiri di bawah hujan
agar hujan bisa menjadi sahabat ku di setiap rasa
agar hujan bisa merasakan apa yang kurasa
agar hujan bisa memberikan semangat baru

hujan
berikan aku senyumanmu

menghargai (mu/ku)

kamu menginginkan aku menghargaimu dengan cara menghapus catatan yang aku tulis...
demi kamu aku rela menghapus itu semua..
walau dalam hati aku kecewa padamu..
di sini lah aku..
di sini lah aku bisa meluapkan semua emosiku..
kamu yang melarang aku berbicara langsung dengan nya..
kama ini lah jalan ku untuk bisa berbicara dengan nya..
aku harap kita bisa saling mengerti dan memahami..
aku sayang kamu

Kamis, 30 Oktober 2014

surat untuk mama (tak berani memulai)

ma..
dari dulu aif selalu bertanya," kapan terakhir kali mama peluk aku?" tapi aku pun tak bisa menemukan jawaban itu karna aku memang tak ingat kapan pertama dan terakhir mama peluk aku. yang aku ingat hanya amarah yang mama berikan padaku.
tapi kini aku bisa menjawab pertanyaan itu. tepat lebaran pertama setelah bapak g ada, aku memeluk mama. lebaran 2013 adalah moment terindah bagiku. dan lebaran tahun ini pun aku masih bisa memelukmu. dan aku harap, aku masih bisa memeluk mu untuk selamanya.

Minggu, 05 Oktober 2014

(salah) kiriman di bbm

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu.

Minggu, 17 Agustus 2014

mengejar tailor

   Bulan September depan sepupuku akan mengadakan pesta pernikahan. Karna orangtuanya menikahkan ke-2 putranya, maka pestanya dijadikan satu acara. Lalu kami, keluarga besarnya di berikan beberapa kain untuk dijadikan pakain seragam saat akad pernikahan dan pesta pernikahan. Awalnya ibuku datang ke penjahit langganan di kota Yogyakarta, tapi karna sudah banyak pesanan dan waktu yang kita berikan terlalu sedikit maka kain kami di tolak. Alhasil kain kami bawa ke rumah. Dengan modal bertanya pada teman, ibuku datang ke seorang penjahit di kota Rembang. Setengah jam perjalanan dari rumahku. Aku harus melewati rumah pahlawan Jendral Soedirman. 

   Sesampainya di rumah si penjahit, aku dan ibu "merayu" agar semua kain bisa jadi dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan. Sebenarnya aku merasa berat hati menjahitkan kain ke penjahit yang bukan menjadi lengganan keluargaku, tapi harus bagaimana lagi, semua penjahit yang keluargaku kenal sudah tidak mau menerima pesanan. Rasa nya itu seperti melepas adik kecil keluar malam sendirian. Rasanya g' tenang banget. Aku tak bisa membayangkan akan menjadi apa kain ku itu...

Aku hanya bisa berdoa semoga ada keajaiban untuk semua kain ku..

Jumat, 15 Agustus 2014

kecewamu

seketika..
air mata ini menetes membasahi pipiku..
tak bisa ku cegah saat mata ini mambaca catatan di masa lalu...

sayank..
maafkan kesalahanku pagi tadi..
ku telah menyakiti hatimu..

walau ku tau, kau tak butuh kata maaf dariku..
tapi ku mohon..
jelaskan padaku semua yang kau rasa..

sayangku..
jika ku baca catatan tentang kerinduanku padamu..
membuatku ingin menangis lalu memelukmu..

maafkan aku mengecewakanmu



Sabtu, 02 Agustus 2014

keinginan saat kembali

maafkan aku tak bisa menyediakan air hangat untuk mu saat kau memasuki rumah..
maafkan aku tak bisa memijat badanmu ketika kau beranjak tidur..
aku hanya bisa mendoakanmu..
semoga kau baik-baik saja..
dan semoga tak ada lelah yang tersisa untuk esok hari..

sayangku..
semoga esok kau masih bisa tersenyum..
dan semoga kau akan selalu baik-baik saja..
maafkan aku sekali lagi..
aku tak ada di sampingmu..
dan aku masih belum bisa membahagiakanmu..

sayangku..
malam ini..
ingin sekali ku peluk dirimu saat ku buka pintu untukmu..
lalu ku bisikkan di telingamu..
"aif sayang bang ozy"