Selasa, 21 Juni 2016

alhamdulillah BAB 4

Alhamdulillah sekarang skripsi aif sudah masuk bab 4 yah, sedangkan untuk bab 4 sendiri minggu lalu di revisi 1 kali.  Pada hari sebelumnya aif sudah membuat janji dengan dosen bertemu di kampus hari senin sehabis dhuhur. Seharusnya senin kemarin aif bertemu dosen untuk menyerahkan hasil revisi bab 4.

Saat menjelang dhuhur, aif berfikir untuk datang ke kampus sekitar jam 1 karena aif fikir dosen pembimbing setelah shalat dhuhur ingin istirahat sebentar atau ingin makan siang. Dan pada akhirnya aif sampai di kampus pukul 13.15 pm.

Saat bertemu dengan dosen, beliau berkata,"Darimana saja mba? saya tunggu dari Tadi, kenapa baru datang sekarang?"
Kemudian aif menjawab,"Maaf pak, saya kira setelah dhuhur itu jam 1 pak, karna mungkin bapak ingin istirahat atau makan dulu pak," ada perasaan bersalah di dalam hati.
Lalu beliau berkata sedikit terkejut," Makan?"
Mendengar jawaban beliau, aif sempat berpikir sejenak, memikirkan perkataan beliau, kemudian aif tersadar bahwa sekarang adalah bulan puasa.
"Maaf pak saya lupa kalo hari ini puasa" jawabku meminta maaf
"Karna dari tadi saya tunggu g datang, sekarang saya mau pergi ke Malang, jadi besok lagi ke sini" ucap beliau menjelaskan
"Iya pak, bapak ke Malang berapa hari?" tanya aif
"Saya ke Malang 2 hari, mungkin hari kamis sampai di sini."
Iiya pak," ucapku dengan hati kecewa.

Aku kembali ke kos dengan hati campur aduk, rasa kecewa, sebel, ingin nangis, ingin teriak jadi satu. Tapi yang ada aku hanya berkata pada diri sendiri. "Kenapa aku bisa lupa kalo hari ini puasa? kalo aku g lupa hari ini puasa, habis dhuhur tadi udah bisa ketemu dosen, trus bab 4 dan 5 bisa di serahkan ke dosen, dan selama dosen k Malang, aku bisa memperbaiki bab 4 dan 5 jika masih ada salah? ya ampun aif, kenapa kamu lupa hari ini puasa?" begitulah kekecewaanku pada diri sendiri.

Sekarang aku hanya berharap, semoga semua ini ada hikmahnya. amin.

Kamis, 25 Februari 2016

PERJUANGAN MAHASISWA TINGKAT AKHIR

Ayah,
aif pusing mikirin skripsi, kemarin aif udah cerita klo aif di suruh ganti judul, tapi kemarin aif ketemu sama pak Chaerul Anam, dan beliau mau bantu skripsi aif, jadi skripsi aif g perlu ganti judul. Walaupun aif g jadi ganti judul, tapi aif harus penelitian ke Jogja yah, ke sekolah Mu******N, tanpa pikir panjang aif meminta ijin sama pak Anam untuk minta ijin ke mama, sama mama dibolehin yah. Tapi setelah aif pikir-pikir, kenapa aif nerima tawaran pak Anam y? kenapa aif  g pilih ganti judul aja? aif terlalu berpikir pendek, aif berpikir, dari pada harus mengulang dari awal lebih baik aif hanya pindah objek penelitian.

Awalnya aif menyarankan untuk penelitian di Mu******T, karna aif pikir lebih ganpang penelitian di sana, selain karna aif memang sudah kenal para guru-gurunya, aif juga sudah kenal dengan ketua sekoahnya. tapi menurut pak Anam laki-laki lebih logis dalam menjawab pertanyaan sehingga membantu dalam penelitian, tapi aif berpikir, bagaimana aif bisa berhubungan dengan sekolah tersebut yang hampir seluruh penghuninya adalah laki-laki.

Selain itu yang membuat aif semakin pusing, aif harus berhadapan dengan orang-orang papan atas, aif harus berhadapan langsung dengan ketua pusat Mu*********H, aif merasa lemah yah, aif g yakin yah. Sedangkan kemarin pembimbingnya aif menyakinkan aif apakah memang benar Mu*********H berperan aktif dalam membentuk kepribadian remaja di sekolah Mu******N. Kalo menurut pak Anam, dosen yang membantu aif memang bisa untuk dilanjutkan sebagai penelitian, dan kemarin salah satu dosen yang bernama pak Makhrus juga berkomentar tentang skripsi aif, menurut beliau juga Mu*********H berperan dalam membentuk kepribadian remaja di sekolah Mu******N, karna sekolah Mu******N di bawah naungan Mu*********H terkenal sebagai sekolah kader.

Ayah,
aif pusing, aif butuh nasehatmu,
maafkan aif ayah, aif merindukan ayah,

Jumat, 19 Februari 2016

Merangkai Semangat Menjalani Langkah ke-2

Ayah,
Aku tak bisa wisuda di bulan Maret tahun ini, 
taukah kau ayah, aku harus mengulang merangkai kata pada skripsi dari awal lagi,
y ayah, dari awal, aku harus mencari judul baru,
kemarin aku sudah menyusun skripsi dengan judul PERAN MUHAMMADIYAH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN REMAJA DI DESA TAMANSARI.

Setelah melaksanakan seminar proposal, aku harus merevisi latar belakang dan sedikit tambahan di bagian tinjauan pustaka, kemudian setelah aku perbaiki, aku masih harus merevisi untuk kedua kalinya, tapi alhamdulillah revisi kedua ku diterima, sehingga aku langsung bisa melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu ke tahap penelitian lapangan. 

Aku adalah orang pertama yang melakukan ijin penelitian, tapi karna hasil penelitian ku yang tidak sesuai, dosen pembimbingku menganjurkanku untuk ganti judul.
Y ganti judul ayah, karna hasil penelitian ku tidak sesuai, karena hasil penelitianku adalah Muhammadiyah tidak berperan dalam kepribadian remaja di Desa Tamansari. Aku kira walaupun Muhammadiyah tidak berperan, aku masih bisa melanjutkan penelitianku, tapi ternyata dosen pembimbingku mengharapkan bahwa Muhammadiyah harus berperan aktif dalam kepribadian remaja sesuai dengan judul yang aku ambil, entah aku yang salah, atau memang dosen pembimbingku yang berlebihan. 

Menurut fian juga dosen di sini terlalu "berlebihan", seharusnya jika memang tidak terbukti berperan, itu masih bisa di lanjutkan, karna memang pada kenyataannya tidak berperan. 
Dan sekarang, aku masih belum menemukan judul yang harus aku ambil. sekarang aku harus bisa wisuda di bulan Agustus tahun ini. 
Aku merindukan nasehat mu ayah,

Rabu, 06 Januari 2016

awal tahun 2016

hari ke-6 di tahun 2016
aku berharap tahun ini aku menjadi wanita yang lebih baik, menjadi wanita yang lebih dewasa.
dan aku berharap, semua orang yang menyayangiku selalu sehat dan bahagia.
4 hari kemrain untuk pertama kalinya dalam hidupku, kakiku menciup knalpot motor.
dan sudah satu tahun aku tidak bertemu bang ozy.

Jumat, 20 November 2015

berikan aku kekuatanmu

Ayah,
Putri pertamamu ini sedang berhadapan dengan proposal skripsi. Tepat 5 November kemarin aif selesai melaksanakan PPL terpadu (PPL+KKN).

Ayah,
Aku merindukanmu,
Ingin ku bersandar sejenak dipundakmu,

Ayah,
Aku masih membutuhkanmu,
Membutuhkan nasehatmu,
Membutuhkan semangatmu,

Ayah,
Senyumanmu masih tergambar jelas dalam benakku,
Semangatmu masih dapat kurasakan,,
Tapi jangan perlihatkan kemarahanmu padaku,
Karna itu membuat takut,

Ayah,
Doakan aku dari atas sana,
Agar aku bisa membuat ibu tersenyum bangga padaku,
Doakan aku,
Menjadi "anak gadis"mu yang kau banggakan


I MISS YOU

Sabtu, 14 November 2015

(ingin) menangis

malam minggu,
Mungkin mam ini adalah malam bahagia bagi mereka yang g' jomblo,
Aku memang g' jomblo,
Tapi aku jomblo geografis
Sebutan yg teman ku berikan padaku karna aku menjalankan LDR,

Malam ini aku merasa ada yang mengganjal di hatiku,
Entah apa,

Tapi aku ingin meluapkannya dengan tangisan,
Tapi ku tak bisa menangis,

Ku ingin mendengar suaranya,
Aku ingin ada dalam pelukannya,
Aku ingin dia,
Dia
Iya dia,
Muhammad Husyam Fachrurrozy



Sabtu, 07 November 2015

Hujan Deras Mengingatkanku Padamu

bolehkah aku teriak memanggilmu ayah?
Maafkan ku masih membutuhkanmu,

Hari ini, sore ini, hujan ini,
Semua mengingatkan padamu,
Di  dalam hujan deraslah kau pergi meninggalkanku
Hujan deras di jalan raya selalu mengingatkan ku akan 3 tahun alu

Ayah,
Aku merindukanmu
masih merindukanmu,